Rechercher dans ce blog

Saturday, October 30, 2021

Fenomena La Nina Diprediksi Akhir 2021, Apa Dampaknya ke Petani dan Nelayan? - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan agar masyarakat bersiap dan waspada menghadapi La Nina yang diprediksi terjadi pada akhir 2021.

Sebab, La Nina mengancam ketahanan pangan Indonesia, terutama melalui sektor pertanian dan perikanan.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, ancaman ketahanan pangan itu terjadi karena La Nina berpotensi merusak tanaman akibat banjir, hama, dan penyakit tanaman.

Oleh karena itu, kata Dwikorita, pemerintah harus memberi perhatian lebih pada dua sektor tersebut.

"Selain itu, La Nina mengurangi kualitas produk karena tingginya kadar air," ujar Dwikorita dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (29/10/2021).

Dwikorita memberi gambaran, pada sektor perikanan, pasokan ikan akan berkurang drastis lantaran nelayan tak bisa melaut.

Jikalau dipaksakan melaut pun, hasil tangkapannya tak akan maksimal karena tingginya gelombang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, harga hasil laut di pasaran akan cenderung mahal.

Baca juga: Kemenhub Siapkan Rencana Mitigasi Bencana Hadapi Badai La Nina

Peringatan dini La Nina

La Nina merupakan fenomena mendinginnya Suhu Muka Laut (SML) di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur hingga melewati batas normalnya.

Kondisi tersebut memengaruhi sirkulasi udara global yang mengakibatkan udara lembab mengalir lebih kuat dari Samudra Pasifik ke arah Indonesia.

Akibatnya, di wilayah Indonesia banyak terbentuk awan dan kondisi ini diprediksi bisa meningkatkan curah hujan sebagian besar wilayah tanah air.

Menurut Dwikorita, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terhadap ancaman datangnya La Nina menjelang akhir tahun ini.

Berdasarkan pemantauan terhadap perkembangan terbaru dari data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan bahwa saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina yaitu sebesar -0.61 pada dasarian I Oktober 2021.

Kondisi ini berpotensi untuk terus berkembang dan Indonesia harus segera bersiap La Nina yang diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas lemah-sedang, setidaknya hingga Februari 2022.

Baca juga: Berpotensi Terjadi di Akhir Tahun, Fenomena La Nina Bisa Mengancam Ketahanan Pangan

Dampak positif La Nina

Walau diperkirakan mengancam ketahanan pangan, masih ada dampak positif yang dibawa La Nina bagi petani dan pekerja sektor kelautan.

La Nina menyediakan pasokan air yang berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian.

Sementara, bagi pekerja di sektor kelautan, La Nina membuat perluasan area pasang surut wilayah pesisir yang dimanfaatkan oleh nelayan tambak budidaya dan garam.

Belajar dari La Nina 2020

Jika melihat kejadian La Nina 2020, hasil kajian BMKG menunjukkan bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada November-Januari.

Terutama di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTT, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan.

Dwikorita menjelaskan, prediksi untuk La Nina tahun ini relatif sama dan akan berdampak pada peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20-70 persen di atas normalnya.

Baca juga: Antisipasi Dampak La Nina, Ganjar Ajak Warga Gunakan Kearifan Lokal Jadi Early Warning System Bencana

BMKG juga memperkirakan bahwa sebagian wilayah Indonesia yang akan memasuki periode musim hujan mulai Oktober 2021, meliputi wilayah:

  • Aceh bagian timur
  • Riau bagian tenggara
  • Jambi bagian barat
  • Sumatra Selatan bagian tenggara
  • Bangka Belitung
  • Banten bagian barat
  • Jawa Barat bagian tengah
  • Jawa Tengah bagian barat dan tengah
  • Sebagian DI Yogyakarta
  • Sebagian kecil Jawa Timur
  • Kalimantan Tengah bagian timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara.

Beberapa wilayah Indonesia lainnya akan memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2021 secara bertahap dalam waktu yang tidak bersamaan.

Secara umum, hingga November 2021, diperkirakan 87,7 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

Pada akhir Desember 2021, BMKG memperkirakan 96,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

"Sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan risiko, BMKG terus melakukan Sekolah Lapang Iklim (SLI) dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN). Karena meski La Nina adalah ancaman, namun di sisi lain ada hal positif yang juga dibawa," kata Dwikorita.

Baca juga: BNPB Ingatkan Masyarakat dan Pemda Antisipasi Potensi Dampak La Nina

Antisipasi BNPB soal fenomena La Nina

Merespons kemungkinan La Nina, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di 34 provinsi untuk mengambil langkah kesiapsiagaan menghadapi fenomena ini.

Hal itu bertujuan untuk mencegah maupun menghindari dampak buruk bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang, yang dipicu fenomena tersebut.

"Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina tahun 2020 menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia hingga 20 persen sampai dengan 70 persen dari kondisi normalnya," pesan Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi, dikutip dari laman BNPB, Jumat (29/10/2021).

Ia menekankan, peningkatan curah hujan itu berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Fenomena La Nina Diprediksi Akhir 2021, Apa Dampaknya untuk Indonesia?

Menyikapi potensi bahaya dampak La Nina, Prasinta mengharapkan BPBD provinsi untuk mewaspadai dan menginstruksikan BPBD di tingkat kabupaten dan kota melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan.

Ia juga mengingatkan, pihaknya telah memiliki informasi kerawanan bencana di tingkat desa atau kelurahan.

Informasi tersebut dapat diakses pada Katalog Desa Rawan Bencana, sedangkan pada konteks risiko, pemerintah daerah maupun masyarakat dapat melihat pada laman atau aplikasi inaRISK.

Mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi basah, pihaknya meminta adanya persiapan dini terkait sumber daya manusia, logistik, peralatan, dan persiapan fasilitas layanan kesehatan sesuai dengan penerapan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Dandy Bayu Bramasta | Editor: Inggried Dwi Wedhaswary)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Fenomena La Nina Diprediksi Akhir 2021, Apa Dampaknya ke Petani dan Nelayan? - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Daftar 15 Lokasi Uji Emisi Motor di Jakarta, Tilang Mulai 13 November - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjelaskan ada 15 bengkel dan kios pelaksana uji emisi khusus sepeda motor di Ibukota yang bisa dimanfaatkan warga. Fasilitas ini bisa mendorong masyarakat melakukan uji emisi kendaraan sebelum sanksi tilang diterapkan mulai 13 November.

Sebanyak 15 lokasi uji emisi itu berada di lima wilayah Jakarta. Berdasarkan catatan yang diberikan paling banyak berada di Jakarta Timur.

Tarif uji emisi sepeda motor dapat berbeda-beda di setiap lokasi. Namun Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membuka fasilitas uji emisi motor gratis setiap Selasa dan Kamis pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.


"Tarifnya sesuai masing-masing bengkel. Kami tidak mengatur standar tarif uji emisi," kata Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan seperti disiarkan Antara, Sabtu (30/10),

Uji emisi menjadi wajib dilakukan bagi kendaraan di wilayah Jakarta yang usianya sudah lebih dari tiga tahun. Pengendara yang kedapatan tidak bisa menunjukkan sertifikat lulus uji emisi bisa dikenakan sanksi tilang oleh kepolisian.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan sanksi tilang itu berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 285 dan Pasal 286.

Sanksi yang berlaku yaitu denda maksimal Rp500 ribu untuk mobil dan Rp250 ribu bagi motor.

[Gambas:Instagram]

Berikut 15 lokasi bengkel dan kios uji emisi motor berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta:

Jakarta Timur

1. Bengkel Dinas Lingkungan Hidup DKI di Jalan Mandala V No 67 Cililitan
2. CV Farama Consultant di Jalan Pahlawan Revolusi No 7 Pondok Bambu
3. PT Astra International Honda Dewi Sartika di Jalan Dewi Sartika No 255
4. Indobuana Autoraya Sunter (Suzuki Duren Sawit) di Jalan Kolonel Sugiono No 20
4. PT Tritala Sakti Utama Motor di Jalan Matraman Raya No 63
5. Yamaha Pelita Motor di Jalan Jenderal Pol RS Sukamto No 1A Malaka Jaya, Duren Sawit.

Jakarta Selatan

1. PT Rizqi Putra Pratama di Jalan Tebet Timur Dalam X

Jakarta Barat

1. PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) di Jalan Perjuangan Panjang No. 35 Kebon Jeruk
2. PT Panca Jaya Setia di Samsat Jakarta Barat

Jakarta Utara

1. Toko Asco Motor di Jalan Pegangsaan Dua No.99A RT5/RW2
2. PT Astra International Tbk - Peugeot di Jalan Yos Sudarso Kav.24
3. Indobuana Autoraya Sunter (Suzuki Sunter) di Jalan Danau Sunter Selatan Blok O/III

Jakarta Pusat

1. Kios Uji Emisi Auto Bless Motor di Jalan Letjen Suprapto Kav No 1
2. PT Wahana Ritelindo di Jalan Gunung Sahari Raya No 32
3. PT Panca Jaya Setia di IRTI Monas

[Gambas:Video CNN]

(fea)

Adblock test (Why?)


Daftar 15 Lokasi Uji Emisi Motor di Jakarta, Tilang Mulai 13 November - CNN Indonesia
Read More

Pedagang Jadi Tersangka Usai Ditikam Preman, Kompolnas Ingatkan Perkap Penanganan Tindak Pidana - Kompas TV

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Sumatera Utara telah menghentikan penyidikan kasus pemukulan pedangang sayur Pasar Pringgan, Medan dengan tersangka BA.

Penghentian penyidikan ini juga membuat status tersangka BA dicabut. BA yang merupakan pedagang sayur di Pasar Pringgan ditetapkan sebagai tersangka meski menjadi korban penusukan oleh preman pasar berinisial BS. 

BS pula yang melaporkan pemukulan yang dilakukan BA. Pemukulan BA lantaran tidak terima diminta uang oleh BS. 

Baca Juga: Ini penjelasan Polisi Terkait Pedagang di Medan Ditetapkan sebagai Tersangka Usai Ditikam Preman

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto mengapresiasi langkah cepat Kapolda Sumatera Utara dalam membereskan kasus tersebut. 

Benny juga mengingatkan penyelidikan dan penyidikan penanganan tindak pidana memiliki aturan. Salah satunya peraturan Kapolri. 

Dalam Peraturan Kaporli terdapat aturan bagaimana penanganan tindak pidana hingga ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi tidak asal diterima dan ditetapkan tersangka. Menaikkan sampai ke penyidikan kemudian menetapkan tersangka ada prosedur yang ditempuh. Dan ini yang disorot Kapolda Sumut ada penyimpangan prosedur," ujar Benny saat dihubungi di program Sapa Indonesia Malam KOMPAS TV, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga: Polda Sumut Hentikan Kasus Pedagang Ditetapkan Jadi Tersangka Usai Ditikam Preman, Ini Alasannya

Di sisi lain, Benny menilai adanya penerimaan laporan korban maupun terduga pelaku ini karena kepolisian tidak bisa menolak laporan masyarakat.

Adblock test (Why?)


Pedagang Jadi Tersangka Usai Ditikam Preman, Kompolnas Ingatkan Perkap Penanganan Tindak Pidana - Kompas TV
Read More

Pelaku Seni Kritik Lomba Mural Kapolri: Ingin Tepis Agresivitas Polisi - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengamat dan pelaku seni jalanan Anagard mengomentari lomba membuat mural yang mengkritik Polri digelar di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta pada Sabtu (30/10).

Menurut Anagard, lomba mural yang bertajuk 'Bhayangkara Mural Festival 2021 - Piala Kapolri' tersebut tidak serta merta menjadi jawaban atas karya mural kritis yang pernah dihapus pihak kepolisian.

Anagard menjelaskan lomba ini hanyalah upaya Polri untuk menepis narasi tentang perilaku agresif aparat seperti yang ramai dibincangkan masyarakat saat ini.


"[Itu hanya] upaya Kapolri membangun, menepis narasi bagaimana pemerintah agresif. Tapi itu tidak menjadi jawaban terhadap karya-karya yang dihapus, terutama karya-karya yang kritis dan politis," tutur Anagard pada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Jumat (29/10).

Anagard mengatakan lomba mural yang diadakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo adalah konsep yang keliru untuk pencitraan Polri. Narasi kepolisian yang agresif, menurutnya, hanya dapat dihapus jika pihak kepolisian menunjukkannya terhadap masyarakat di jalanan dalam keseharian.

"[Misalnya] karya kritis dan politis itu tidak dihapuskan," ucap pelaku seni yang aktif di Yogyakarta ini.

Namun demikian, ia juga mengapresiasi inisiatif Kapolri untuk mengadakan festival mural tersebut.

"Polri tugasnya keamanan bukan kebudayaan. Tapi, kalau dia [Kapolri] membangun persepsi Polri humanis, berbudaya, yang dilakukan dengan mural itu bagus," tambah Anagard.

Sebelumnya diketahui bahwa aparat kepolisian kerap menghapus mural-mural yang bermuatan kritik terhadap pemerintah. Beberapa mural yang menjadi sorotan seperti 'Jokowi 404: Not Found', dan mural 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' telah dihapus oleh petugas polisi.

Dalam lomba membuat mural, sebanyak 10 kelompok pelukis menggambar mural bertemakan kritik terhadap kinerja Polri. Mereka adalah peserta terpilih yang telah mengusulkan konsep gambar mural tersebut dan dikurasi oleh tim panitia.

Para peserta berasal dari beragam daerah ini telah mendaftar untuk mengikuti lomba sejak 17 September sampai 24 Oktober.

(cfd/mik)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


Pelaku Seni Kritik Lomba Mural Kapolri: Ingin Tepis Agresivitas Polisi - CNN Indonesia
Read More

Halimah, Cleaning Service Bandara Soetta yang Kembalikan Cek Rp35 Miliar Diangkat Jadi Supervisor - iNews

JAKARTA, iNews.id - Halimah, petugas cleaning service di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang mengembalikan dompet berisi cek senilai Rp35,9 miliar menerima ganjaran atas kejujurannya. Dia mendapat promosi atau naik pangkat jadi supervisor. 

Menurut General Manager BSH wilayah 1 Angkasa Pura Solusi, Toyib Fanani, selaku pimpinan dia memberikan reward berupa kenaikan jabatan satu tingkat kepada Halimah menjadi supervisor atas kejujurannya dalam bertugas. Dia mengapresiasi kejujuran Halimah yang bekerja di lapangan dengan segera melaporkan penemuan dompet milik penumpang yang tertinggal. 

“Saya excited dan terharu pertama kali saya dapat kabar ini. Kepada yang bersangkutan kami kasih reward, kenaikan luar biasa untuk Halimah, satu level di atasnya, kita promote menjadi supervisor,” ujarnya, Sabtu (30/10/2021).

Toyib berharap kejujuran Halimah menginspirasi teman-temannya yang lain.

Halimah sebelumnya menemukan dompet berisi cek Rp35,9 miliar di area Central Corridor Depature Terminal 2 E Bandara Soetta pada Jumat (29/10/2021).

Ibu dua anak yang sudah bekerja selama sepuluh tahun ini tak menyangka menemukan dompet berisikan lima buku tabungan dan cek bernilai Rp35,9 miliar atau tepatnya Rp35.945.250.00 yang diduga milik penumpang pesawat. 

Dia kaget membaca angka yang tertera. Namun, tak terpintas sedikit pun di pikiran Halimah untuk mengambil keuntungan pribadi setelah menemukan cek bernilai fantastis tersebut. 

“Cek sudah terparaf dan stempel, nominalnya Rp35,9 miliar, saya kaget karena nominalnya begitu besar, sampai saya lihat lagi nominalnya, terkejut temukan cek segitu besar nominalnya,” ujar Halimah. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel:

Adblock test (Why?)


Halimah, Cleaning Service Bandara Soetta yang Kembalikan Cek Rp35 Miliar Diangkat Jadi Supervisor - iNews
Read More

Aturan Baru: Tes PCR hanya untuk Penumpang Pesawat, Transportasi Lain Diminta Antigen - Kompas.com - Kompas.com

KOMPAS.com - Usai menetapkan harga terbaru tes polymerase chain reaction (PCR), pemerintah juga resmi mengubah masa berlaku penggunaan tes tersebut sebagai syarat perjalanan di dalam negeri. 

Hal itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 di Wilayah Jawa dan Bali yang diteken Mendagri Tito Karnavian pada 27 Oktober 2021.

Dikutip dari lembaran Inmendagri Nomor 55, secara garis besar aturan itu membolehkan pelaku perjalanan membawa hasil tes PCR yang sampelnya diambil 3x24 jam sebelum perjalanan menggunakan pesawat terbang. 

Kemudian masa berlaku tes PCR juga 3x24 jam. Hal ini berbeda dari aturan sebelumnya, yakni di Inmendagri Nomor 53, yang mengatur masa berlaku tes PCR selama 2x24 jam saja.

Baca juga: Saat Jadi Menhub, Jonan Keberatan Proyek Kereta Cepat, Apa Sebabnya?

Syarat tes PCR ini hanya berlaku untuk perjalanan domestik jarak jauh menggunakan pesawat terbang yang masuk/keluar wilayah Jawa-Bali. 

Selain itu, syarat PCR juga berlaku untuk perjalanan menggunakan pesawat antar wilayah Jawa-Bali. Adapun, masa berlaku Inmendagri Nomor 55 adalah sejak 27 Oktober.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aturan terbaru lainnya, untuk perjalanan dengan menggunakan pesawat udara di luar Jawa-Bali, pemerintah masih memberikan kelonggaran dengan tidak mewajibkan PCR, melainkan cukup dengan antigen.

Transportasi lain pakai antigen

Sementara itu, perjalanan domestik jarak jauh di Jawa-Bali yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, bus, kapal laut dan kereta api hanya diminta menjukkan hasil tes swab antigen yang diambil pada H-1 sebelum keberangkatan. 

Baca juga: Kala Jepang Menyesal dan Kecewa pada Indonesia Gara-gara Kereta Cepat

Aturan meneyertakan hasil tes swab PCR H-3 untuk penumpang pesawat dan antigen H-1 ini berlaku untuk seluruh daerah PPKM level 3, 2 dan 1.

Adapun aturan untuk pengemudi kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya berlaku sebagai berikut:

  • Sopir yang sudah divaksin dua kali dapat menggunakan antigen yang berlaku selama 14 hari untuk melakukan perjalanan domestik.
  • Sopir yang baru divaksin 1 kali, antigen akan berlaku selama tujuh hari.
  • Sopir yang belum divaksin, harus melakukan antigen yang berlaku selama 1x24 jam.

Baca juga: Plus Minus Naik Kereta Cepat Vs KA Argo Parahyangan, Pilih Mana?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Aturan Baru: Tes PCR hanya untuk Penumpang Pesawat, Transportasi Lain Diminta Antigen - Kompas.com - Kompas.com
Read More

Pidato di KTT G20, Jokowi Ajak Perkuat Arsitektur Kesehatan Global - detikNews

Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya pada sesi KTT G20 yang membahas soal ekonomi dan kesehatan global di La Nuvola, Roma, Italia. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengajak semua negara memperkuat arsitektur kesehatan global.

"Demi membangun dunia yang lebih tahan terhadap pandemi dan berbagai guncangan ke depan, Indonesia mengajak memperkuat arsitektur kesehatan global," ujar Jokowi seperti dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (30/10/2021).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Jokowi menjelaskan mekanisme penggalangan sumber daya kesehatan global harus disusun. Hal tersebut mencakup dana, vaksin, obat, alat kesehatan, hingga tenaga kesehatan yang siap diterjunkan setiap saat untuk membantu negara yang mengalami krisis kesehatan.

"IMF sudah memberikan contoh, tentang penggalangan sumber daya keuangan global untuk membantu negara yang mengalami krisis keuangan," imbuhnya.

Dukungan keuangan internasional untuk isu kesehatan dan perubahan iklim dinilai penting artinya. Dalam KTT G20 di Italia, Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Co-Sherpa Kementerian Luar Negeri Dian Triansyah Djani.

Kedua, Jokowi menyeru semua pemimpin negara yang hadir dalam KTT tersebut untuk menyusun protokol standar kesehatan global terkait dengan aktivitas lintas negara, termasuk di antaranya protokol kesehatan perjalanan antarnegara.

Lebih lanjut Jokowi menilai G20 harus menjadi bagian penting dari solusi untuk mengatasi kelangkaan dan kesenjangan vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan esensial.

Jokowi menyebut G20 harus mendukung diversifikasi produksi dan alih teknologi ke negara berkembang, eliminasi hambatan perdagangan bahan baku vaksin, dukungan terhadap TRIPS Waiver, dan terus meningkatkan berbagi dosis dan mendukung COVAX Facility.

Lihat juga video 'Rangkaian Agenda Penting Jokowi di Hari Pertama KTT G20 Roma':

[Gambas:Video 20detik]

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Adblock test (Why?)


Pidato di KTT G20, Jokowi Ajak Perkuat Arsitektur Kesehatan Global - detikNews
Read More

Daftar Fasilitas Negara yang Tak Boleh Digunakan Jokowi Jika Kampanye - Nasional Tempo

TEMPO.CO , Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan presiden boleh memihak dan melaksanakan kampanye dalam pemiliha...