Rechercher dans ce blog

Saturday, July 10, 2021

Setelah Kepulauan Talaud, Gempa Guncang Nias Sudah 4 Kali Susulan - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Setelah Kepulauan Talaud, gempa bumi juga mengguncang wilayah Samudra Hindia di Pantai Barat Sumatera, Nias dengan kekuatan magnitudo M 5,6.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini terjadi pada pukul 09.41 WIB, Sabtu (10/7/2021).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi mengatakan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,5.

Disampaikan Bambang, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,85 derajat LU; 96,84 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 74 km arah Barat Laut Kota Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 32 km.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 6,2 Guncang Kepulauan Talaud, 8 Kali Susulan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia (di wilayah Nias) yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia," kata dia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Nias, ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)

Kendati pusat guncangan gempa bumi ini terjadi di laut, tetapi hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Akan tetapi, seperti guncangan gempa di Kepulauan Talaud, guncangan gempa bumi di wilayah Nias ini juga cukup untuk membuat masyarakat di sejumlah wilayah sekitar merasakan getaran gempa dengan skala intensitas yang bervariasi.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 7,2 Guncang Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi kekuatan gempa bumiShutterstock Ilustrasi kekuatan gempa bumi

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Nias Utara dengan skala intensitas III-IV, di mana bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Selain itu, guncangan gempa bumi ini juga terasa di wilayah Gunung Sitoli dan Kabanjahe dengan skala intensitas II MMI.

Dengan intensitas ini disebutkan getarannya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," kata dia.

Baca juga: Setelah Yogyakarta, Kabupaten Kupang Juga Diguncang Gempa M 5,1

Sementara itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 10.15 WIB, Sabtu (10/7/2021), menunjukkan adanya 4 (empat) kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitude terbesar M 4,4 dan terkecil M 3,2.

Sehingga BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Upayakan agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Serta, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,9 Guncang Laut Banda Tidak Berpotensi Tsunami

Adblock test (Why?)


Setelah Kepulauan Talaud, Gempa Guncang Nias Sudah 4 Kali Susulan - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

No comments:

Post a Comment

Daftar Fasilitas Negara yang Tak Boleh Digunakan Jokowi Jika Kampanye - Nasional Tempo

TEMPO.CO , Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan presiden boleh memihak dan melaksanakan kampanye dalam pemiliha...