Rechercher dans ce blog

Friday, November 5, 2021

Update Banjir Bandang di Kota Batu dan Penyebabnya - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com – Banjir Bandang melanda Kota Batu, Jawa Timur pada Kamis (4/11/2021).

Berbagai video terkait banjir bandang yang melanda Kota Batu, dibagikan oleh sejumlah netizen di media sosial TikTok.

Salah satunya dibagikan oleh netizen TikTok @mrt_adventure.

“Pray For Kota Wisata Batu” tulisnya.

Hingga Jumat (5/11/2021) siang, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 59,3 ribu pengguna.

Baca juga: Banjir Semarang, Apa Penyebabnya? Ini Analisis Ahli Hidrologi UGM...

@mrt_adventure

Pray For Kota Wisata Batu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

? mungkin hari ini esok atau nanti - anneth

Baca juga: Berikut Analisis Ahli Hidrologi UGM soal Banjir Jakarta di Awal Tahun 2020

Update banjir bandang Kota Batu

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kota Batu total ada 6 orang.

"Laporan terkini hari ini, Jumat (5/11/2021) pukul 11.00 WIB, satu orang warga kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya sebagaimana dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (5/11/2021) siang.

Sejauh ini, upaya pencarian dan pertolongan korban banjir bandang Kota Batu terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Batu, PMI, Basarnas, TNI, Polri, dan lintas intansi terkait.

Baca juga: Banjir Bandang di Jerman, Apa Saja yang Menjadi Penyebabnya?

Proses evakuasi material untuk mencari keberadaan Fery dan anaknya yang dilaporkan terpendam di Dusun Gintung, Desa Bulukerto, akibat banjir bandang di Batu. benni indo/suryamalang.com Proses evakuasi material untuk mencari keberadaan Fery dan anaknya yang dilaporkan terpendam di Dusun Gintung, Desa Bulukerto, akibat banjir bandang di Batu.

Korban meninggal secara keseluruhan, imbuhnya berasal dari Desa Bulukerto 3 orang, Desa Tawangargo 1 orang, dan Dusun Gintung 2 orang.

Muhari menambahkan, sejauh ini masih ada 3 warga lainnya yang dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian.

"Tim gabungan sebelumnya telah berhasil menyelamatkan 6 orang warga yang sempat dinyatakan hilang," katanya lagi.

Baca juga: Foto Viral Xanana Gusmao Bantu Korban Banjir di Dili, Siapakah Dia?

Sebagai langkah percepatan penanganan banjir, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan kepada korban banjir bandang Kota Batu dengan menyusuri anak sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

"Sementara itu, tim yang lainnya juga fokus dalam pembersihan material lumpur dan puing yang hanyut terbawa aliran banijr bandang dari wilayah hulu di lereng Gunung Arjuno," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, banjir yang melanda Kota Batu, Jawa Timur tersebar di enam titik. Yakni Dusun Sambong, Desa Bulukerto; Dusun Beru, Desa Bulukerto; Desa Sumberbrantas; Jalan Raya Selecta, Desa Tulungrejo; Jalan Raya Dieng, Desa Sidomulyo dan Dusun Gemulo, Desa Punten Kecamatan Bumiaji.

Baca juga: Banjir Bandang di Tengah Musim Kemarau, Mengapa Bisa Terjadi?

Penyebab banjir bandang di Kota Batu

Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu, Kamis (4/11/2021). benni indo/suryamalang.com Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu, Kamis (4/11/2021).

Diberitakan Kompas.com, Jumat (5/11/2021), banjir bandang di Kota Batu disebabkan oleh intensitas hujan tinggi. Selain itu, daerah resapan air yang mulai rusak memperparah kejadian itu.

Akibatnya, banjir membawa material lumpur dan kayu akibat erosi yang terjadi.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Muhammad Rizal mengatakan, intensitas hujan yang tinggi itu diperparah dengan daerah resapan di hulu sungai yang mulai rusak.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Sehingga kemudian banjir membawa material lumpur, batu dan kayu.

"Curah hujan yang cukup tinggi ini diperparah dengan kondisi tangkapan airnya yang sudah terbuka itu menyebabkan banyak sekali erosi tanah dan batu, kemudian juga kayu-kayu yang memang perlu diperbaiki supaya itu tidak terjadi lagi," katanya.

Menurut Rizal, erosi akibat kerusakan daerah resapan menimbulkan bendungan alami di aliran sungai di salah satu desa terdampak tersumbat saat terjadi banjir.

Baca juga: Bagaimana Solusi Hentikan Banjir Jakarta?

Akibatnya DAM alami tersebut jebol dan menyebabkan banjir bandang.

"Jadi airnya tidak mengalir tapi malah naik ke atas. Terus kemudian bendungan alami dari tanah batu dan kayu itu jebol. Itulah yang menyebabkan banjir bandang," kata Rizal.

Menurutnya, perlu ada langkah-langkah yang jelas, tegas untuk menata daerah tangkapan air di Kali Brantas.

Baca juga: Benarkan Gerhana Bulan Sebabkan Banjir Rob, Ini Penjelasan BMKG

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Cara membersihkan rumah setelah banjir
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Update Banjir Bandang di Kota Batu dan Penyebabnya - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

No comments:

Post a Comment

Daftar Fasilitas Negara yang Tak Boleh Digunakan Jokowi Jika Kampanye - Nasional Tempo

TEMPO.CO , Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan presiden boleh memihak dan melaksanakan kampanye dalam pemiliha...